Selamat Datang di blog tentang KESEHATAN,

April 11, 2011

Waspadai Diabetes Pada Anak

Diabetes mellitus bisa menyerang siapa saja. Pria, wanita, tua, maupun muda tidak ada bedanya bagi penyakit akibat gangguan kerja insulin ini. Kondisi ini bisa terjadi sejak masih anak-anak, terutama diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 1 pada anak adalah kondisi di mana pankreas tidak lagi menghasilkan insulin sehingga anak memerlukan bantuan agar tetap hidup. Insulin yang hilang bisa digantikan dengan memberikan suntik atau pompa insulin secara teratur.

Tanda-tanda dan gejala diabetes tipe 1 biasanya berkembang dengan cepat. Kenali gejala-gejalanya seperti berikut:
  1. Terjadi peningkatan rasa haus dan sering buang air kecil. Kelebihan gula yang menumpuk di aliran darah anak akan membuat cairan ditarik ke jaringan. Hal ini akan membuat anak menjadi haus. Akibatnya anak minum dan buang air kecil lebih sering dari biasanya.
  2. Anak selalu merasa lapar. Karena tidak adanya jumlah insulin yang cukup, gula yang diasup tidak akan bisa masuk ke dalam sel. Akibatnya, organ akan kehabisan energi dan memicu rasa lapar yang terus menerus.
  3. Penurunan berat badan. Peningkatan nafsu makan anak tidak sebanding dengan berat badannya. Tanpa adanya asupan energi dari gula, jaringan otot dan cadangan lemak akan menyusut. Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan seringkali menjadi gejala pertama yang diperhatikan.
  4. Anak-anak menjadi mudah lelah dan lesu. Hal ini disebabkan sel-sel sangat kekurangan asupan gula.
  5. Anak menunjukkan perilaku yang tidak biasa. Anak-anak dengan diabetes tipe 1 yang belum terdiagnosis seringkali menjadi mudah marah atau tiba-tiba menjadi murung dan kesal.
  6. Penglihatan yang kabur. Jika gula darah anak terlalu tinggi, maka cairan dapat ditarik dari lensa mata sehingga mempengaruhi kemampuan anak untuk bisa fokus dengan jelas.
  7. Infeksi jamur. Adanya infeksi jamur pada alat kelamin bisa menjadi tanda pertama dari diabetes tipe 1 pada anak perempuan.
  8. Pada bayi dan anak-anak yang masih kecil, gejala diabetes tipe 1 terlihat dari adanya infeksi jamur yang mengakibatkan ruam popok parah, jauh lebih buruk dari sekedar merah, bengkak, dan ruam kulit biasa. Kelesuan dan sakit perut juga mengindikasikan gejala diabetes tipe 1.

Mengobati diabetes tipe 1 memerlukan komitmen seumur hidup. Selain pemantauan gula darah secara rutin, pola makan dan olahraga pun perlu dijaga, termasuk bagi anak-anak. Anak-anak masih akan terus tumbuh sehingga ada perubahan dosis atau jenis insulin dan pola makan.

Pemantauan kadar gula darah harus dilakukan secara rutin. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak terkena hipoglikemia (kadar gula darah yang terlalu rendah) atau hiperglikemia (kadar gula darah yang terlalu tinggi) akibat penggunaan insulin yang tidak tepat. Keduanya bisa memicu komplikasi diabetes.

Tidak disarankan untuk menerapkan diet makanan secara ketat pada anak karena mereka masih membutuhkan banyak buah, sayuran, biji-bijian, makanan tinggi gizi dan rendah lemak serta produk hewani yang lebih sedikit. Mengonsumsi makanan manis masih diperbolehkan sesekali selama masih termasuk dalam rencana pola makan anak.

Ajak anak untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur. Tidak melulu dengan berolahraga, tetapi bisa juga dikombinasikan dengan permainan-permainan ringan yang menyenangkan bagi anak. Perlu diingat, aktivitas fisik bisa memengaruhi kadar gula darah hingga 12 jam setelah latihan. Oleh karena itu, jika ingin memulai aktivitas baru, periksalah kadar gula darah lebih sering dari biasanya untuk melihat bagaimana tubuh bereaksi terhadap kegiatan tersebut.

Seiring dengan kemajuan teknologi, pemantauan kadar gula darah dan pengiriman insulin bisa dilakukan dengan lebih mudah. Dengan perawatan yang tepat, anak-anak dengan diabetes tipe 1 pun tetap memiliki harapan hidup yang lebih lama.

sumber : sehatplus.com

Tetap Bugar dengan Mengontrol Gula Darah

Menjaga tubuh tetap bugar dengan mengontrol gula darah sangat penting dilakukan terutama oleh Anda yang mengidap diabetes. Berikut beberapa tips yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan insulin dalam tubuh:

1. Diet
Diet terbukti membantu pengobatan penderita diabetes tipe 1 dan 2 untuk mengontrol kadar gula darah. Kunci utamanya, batasi asupan karbohidrat yang menjadi faktor utama yang berpengaruh terhadap gula darah. Makan makanan rendah karbohidrat pada ½ – 1 jam setelah bangun tidur. Telur dan daging bisa menjadi alternatif menu sarapan yang baik. Jika Anda kurang menyukai menu sarapan yang berat, secangkir susu tawar juga bisa menjadi pilihan. Kuncinya, jangan lewatkan sarapan. Penuhi diet dengan rajin memakan sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, daging, dan susu. Buatlah pola makan yang sehat dan sesuai kondisi tubuh. Menerapkan diet tinggi serat (25-35 gram per hari), dapat membantu mengurangi resiko diabetes tipe 2.

2. Olahraga
Tidak perlu yang berat-berat, lakukanlah olahraga yang ringan asal teratur. Olahraga terbukti positif dapat menurunkan level gula darah dalam tubuh , terutama pada penderita diabetes tipe 2. Kegiatan menyehatkan ini dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin yang kemudian merangsang hati dan otot untuk mengolah glukosa.

3. Hindari Hipoglikemia
Mengidap diabetes bukan berarti menghindari makan makanan yang mengandung gula atau karbohidrat sama sekali. Bisa-bisa Anda malah terkena hipoglikemia. Konsumsi jus, buah atau permen dapat membantu Anda terhindar dari kondisi gula darah yang terlalu rendah. Konsumsi setidaknya 15-20 gram gula atau karbohidrat dalam sehari untuk mengatasi hipoglikemia.

4. Perbaiki Gaya Hidup
Hal lain yang menjadi pemicu diabetes adalah stress dan gaya hidup tidak sehat misalnya merokok. Disadari atau tidak, stress dapat membuat kadar gula darah melonjak. Sementara itu, rokok dapat meningkatkan resiko komplikasi akibat diabetes seperti kerusakan syaraf, mata, jantung, pembuluh darah, serta penyakit ginjal. Atasi stress dengan yoga, meditasi, dan melakukan hobi yang menyenangkan. Perbaiki pula gaya hidup dengan menghindari alkohol, perbanyak minum air, makan lebih teratur, dan rutin memeriksa kadar gula darah.

sumber : sehatplus.com

Kenali Gejala Awal Diabetes

Pernah melihat air seni Anda dikerubuti semut? Hati-hati, mungkin Anda sudah terkena diabetes. Pada seseorang yang mengidap diabetes, ari seninya akan mengandung gula. Hal ini terjadi karena gula darah yang masuk ke dalam tubuh dan diproses oleh ginjal tidak terserap sempurna oleh tubuh. Selanjutnya, gula darah itu akan dikeluarkan oleh tubuh melalui air seni.

Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan penggunaan glukosa di dalam tubuh. Penyakit ini muncul secara bertahap. Sebelum seseorang dinyatakan positif mengidap diabetes, ia akan mengalami fase normal, kemudian berangsur-angsur beranjak menjadi fase prediabetes dan akhirnya positif mengidap diabetes.

Penyakit ini sering disebut sebagai silent killer karena mampu membuat penderitanya menderita perlahan sampai akhirnya kehilangan nyawa. Diabetes tidak langsung menyebabkan kematian, melainkan mengakibatkan sejumlah kompilkasi pada penderitanya sehingga ia mengalami penurunan kualitas hidup dan berujung pada kematian. Sekilas, cara kerja penyakit ini mirip dengan HIV/AIDS yaitu melalui penurunan kualitas hidup penderitanya lalu meninggal.
Komplikasi akibat diabetes dapat menyerang hampir seluruh organ tubuh manusia. Penyakit ini sebenarnya dapat dicegah jika seseorang mengontrol kadar gula darahnya dengan baik. Kenali gejala-gejala awal diabetes berikut sebelum segala sesuatunya terlambat diatasi:

1. Sering buang air kecil
Sering buang air kecil terjadi karena terlalu banyak kadar glukosa dalam tubuh. Jika hormon pengendali kadar gula darah/insulin sedikit atau tidak ada sama sekali, ginjal tidak dapat menyaring glukosa kembali dalam darah. Ginjal akan menarik tambahan air dari dalam darah untuk menghancurkan glukosa. Hal ini membuat kandung kemih penuh sehingga penderita akan sering buang air kecil.

2. Mudah merasa haus
Karena sering buang air kecil, tubuh kehilangan cairan dalam jumlah yang cukup banyak. Hal ini akan mengakibatkan seseorang mudah merasa haus untuk mengganti cairan yang hilang.

3. Berat badan menurun drastis
Hal ini terjadi terutama pada penderita diabetes tipe 1. Pankreas pada penderita diabetes berhenti membuat insulin akibat serangan virus pada sel-sel pankreas atau respons autoimun yang membuat tubuh menyerang sel-sel yang memproduksi insulin. Tubuh akan kesulitan mencari sumber energi karena sel-sel tidak memperoleh glukosa sehingga  mulai memecah jaringan otot dan lemak untuk energi. Hal ini megakibatkan berat badan terus menyusut.

4. Gampang lelah
Produksi glukosa yang terhambat membuat sel-sel makanan yang seharusnya didistribusikan ke semua sel tubuh untuk menjadi energi melalui glukosa menjadi terhambat. Sel tidak mendapat asupan energi sehingga seseorang merasa mudah lelah.

5. Sering kesemutan di kaki dan tangan
Gejala yang disebut neuropati ini terjadi secara bertahap. Penyebabnya adalah tingginya kadar glukosa dalam darah sehingga merusak sistem saraf. Pada penderita diabetes tipe 2 kejadiannya secara bertahap, dan mereka  sering tidak menyadari bahwa itu merupakan salah satu pertanda diabetes.  Kondisi gula darah tinggi kemungkinan telah terjadi beberapa tahun sebelum diagnosa. Kerusakan saraf dapat menyebar tanpa sepengetahuan kita.

6. Penglihatan kabur, kulit kering atau gatal, sering infeksi atau luka dan memar
Gejala-gejala ini juga merupakan pertanda seseorang terkena diabetes apalagi jika semuanya sulit disembuhkan atau membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhannya.

sumber : sehatplus.com

Fakta-Fakta Penting Tentang Diabetes

Diabetes merupakan epidemi. Penyakit ini dapat menyebabkan 6 kematian setiap menitnya dan 3,2 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat diabetes atau penyakit yang terkait.

Sebagai penyakit yang ‘diam-diam’, diabetes bisa menyebabkan komplikasi serius tanpa gejala yang terlihat sebelumnya. Gejala awal yang paling umum adalah rasa haus yang berlebih. Satu-satunya cara untuk mengetahui kadar gula darah adalah dengan melakukan tes gula darah. Hilangnya gejala tinggi gula darah tidak bisa menjadi acuan untuk kondisi gula darah karena gejala diabetes mungkin tidak muncul sampai kadar gula darah benar-benar tinggi. Ketahuilah cara memonitor gula darah sendiri dan lakukan pemeriksaan secara rutin. Simpan selalu hasilnya sebagai arsip untuk mengetahui kontrol gula darah dengan baik.

Diabetes adalah penyakit serius yang bisa menyebabkan komplikasi seperti serangan jantung, stroke, kebutaan, gagal ginjal, dan amputasi. Penyebab utama meningkatnya kasus diabetes adalah gaya hidup. Pilihlah makanan yang sehat, banyak melakukan aktivitas fisik, dan jaga berat badan yang sehat. Perawatan diabetes yang baik juga termasuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan diabetes seperti pemeriksaan gula darah, tekanan darah, dan kadar kolesterol untuk menghindari serangan jantung, stroke, dan masalah lainnya.

Jaga pola makan yang sehat. Hal ini tidak hanya berlaku bagi penderita diabetes, tetapi juga dapat diterapkan semua orang. Makanlah makanan yang tinggi serat, rendah lemak jenuh, rendah kolesterol, rendah garam, dan rendah gula. Yang termasuk makanan sehat diantaranya buah-buahan dengan warna yang berbeda, sayur, ikan, daging tak berlemak, ayam atau kalkun tanpa kulit, kacang-kacangan, whole gain (serealia utuh), dan susu atau keju rendah lemak.

Aktivitas fisik menjadi hal penting yang harus dilakukan penderita diabetes. Tanyakan kepada ahli kesehatan/dokter Anda mengenai cara untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari secara aman. Aktif secara fisik dapat membantu memperbaiki kondisi kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan berat badan. Selain itu, aktivitas fisik yang teratur juga dapat meningkatkan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan. Mulailah dengan menetapkan target rendah misalnya beraktivitas selama 30-60 menit setiap harinya. Berjalan cepat merupakan salah satu cara baik yang bisa diterapkan untuk meningkatkan aktivitas fisik Anda.

sumber : sehatplus.com

Maret 05, 2011

Kenapa Makanan Turki Baik untuk Mengurangi Berat Badan?

Iklim negara Turki yang hangat dengan berbagai produk makanan segar dan minim penganan awetan dalam kaleng membuat orang Turki sangat menggemari apa yang mereka sebut sebagai Mediteranean diet. Dengan kandungan yang simple namun memiliki fungsi yang cukup baik. Itulah kenapa orang-orang Turki selalu memiliki ide brilian saat berbicara masalah makanan.

Saat Anda berusaha untuk menghilangkan berat badan, yang terbaik yang bisa Anda lakukan di Turki adalah menikmati makanannya yang sehat dan segar. Ini termasuk buah-buahan sayuran, biji-bijian dan lemak sehat. Tanpa harus ditambahkan dengan makanan proses yang biasa disantap oleh orang-orang di Indonesia. Bahkan, orang Turki cenderung mampu melahap lebih banyak makanan namun masih bisa memiliki tubuh yang langsing.

Jadi kenapa orang mencintai makanan Turki? Karena mereka sudah mampu membuat indera penglihatan merasa senang sebelum singgah di dalam mulut Anda. Simak saja saat wanita Turki menyiapkan buncis berteman dengan nasi briyani dan ditutup dengan sajian baklava. Dan yang terpenting, semua makanan tersebut dibuat dengan menggunakan bahan-bahan yang benar-benar segar. Sehingga sangat cocok dimasak dan sedikit dimodifikasi untuk menunjang proses pengurangan berat badan yang sedang Anda lakukan.

Oh ya, jangan pernah ragu untuk menjajal Yogurt saat Anda singgah di Turki. Sebab, minuman ini diyakini ditemukan oleh suku bangsa Huns, nenek moyang bangsa Turki saat mereka berkelana menempuh ratusan kilometer untuk mencari tempat tinggal yang lebih baik. Nama yogurt sendiri diambil dari sebuah seruan seorang pria Huns, “Yogurtmak” yang berarti mengocok.

sumber : sehatplus.com

10 Kebiasaan Yang Dapat Mengurangi Berat Badan

Mengontrol berat badan adalah membuat sedikit perubahan yang hasilnya bisa Anda nikmati selamanya. Jika Anda menggabungkan cara ini ke dalam gaya hidup Anda, maka Anda akan mulai melihat bagaimana perubahan yang terjadi akibat menghemat kalori dan mereduksi bobot.
Berikut 10 kebiasaan yang bisa membantu mendapatkan berat badan impian menjadi kenyataan:

Evaluasi kebiasaan makan Anda
Apakah Anda kerap makan tengah malam, ngemil saat masak, atau menghabiskan makanan anak? Coba perhatikan lagi pola makan seperti ini untuk mengurangi konsumsi kalori.

Berbelanjalah dengan perut terisi
Ini adalah resep untuk mencegah hal buruk terjadi saat Anda masuk ke dalam toko makanan dalam keadaan lapar. Persiapkan daftar belanjaan, dan belilah produk-produk yang ada dalam daftar tersebut. Perbanyak persediaan makanan sehat di dalam lemari pendingin Anda.

Makan secara teratur
Cari tahu frekuensi makan yang tepat dan padankan dengan makanan sehat yang mampu mencegah Anda merasa lapar. Setelah menemukannya, tetap pada frekuensi tersebut.

Makan di meja makan
Cara makan makanan bukan dari piring dan sambil berdiri bukanlah langkah yang sehat. Anda dapat melahap lebih banyak makanan ketimbang Anda duduk di meja makan sambil menikmati hidangan.

Hidangkan makanan dalam piring secukupnya
Semangkuk besar makanan di meja seolah menggoda kita untuk menghabiskannya dan tidak butuh banyak waktu untuk melahapnya dalam hitungan menit. Ingat, butuh sekitar 20 menit agar otak Anda mendapat sinyal bahwa perut Anda sudah penuh.

Makan secara perlahan, kunyah dengan benar dan nikmati setiap suapan
Cobalah untuk mengistirahatkan garpu dan sendok saat Anda mengunyah .

Jangan makan setelah makan malam
Inilah yang akan melambungkan bobot tubuh Anda. Jika Anda lapar, coba penuhi hasrat tersebut dengan menikmati minuman non kalori. Menyikat gigi setelah makan malam bisa mengurangi keinginan makan lagi.

Jika Anda gemar ngemil, pilih kudapan bernutrisi
Makanan ringan bernutrisi tinggi biasanya mengandung karbohidrat lengkap dengan sedikit protein dan lemak.

Awali hari Anda dengan sarapan
Ini adalah makanan paling penting selama sehari. Setelah beristirahat semalaman, tubuh Anda butuh diisi ulang agar metabolismenya kembali lagi dan energi menjadi bertambah.

sumber : sehatplus.com

Tips Sukses Capai Berat Ideal

Mungkin Anda sering gagal mengurangi berat badan saat masih di sekolah atau bahkan menjelang pernikahan. Namun apakah Anda harus sekurus itu? Menurut para ahli, Anda dapat mengurangi berat badan hingga berat badan ideal dan tetap sehat. Jika Anda kelebihan berat badan, seperti diungkapkan oleh George Blackburn, MD dalam bukunya Break Through Your Set Point: How to Finally Lose the Weight You Want and Keep It Off, mengurangi 10% berat badan Anda dalam jangka waktu 6-12 merupakan cara terbaik.

Tips Sukses Mengurangi Berat Badan
  • Makan secara teratur. Orang yang makan secara teratur (sarapan, makan siang dan malam di waktu yang telah ditentukan) mengonsumsi lebih sedikit kalori ketimbang mereka yang tidak memiliki waktu makan khusus.
  • Gunakan piring, duduk dan nikmati makanan Anda. Orang yang melakukan hal ini biasanya menyantap 43% porsi lebih sedikit dibanding mereka yang makan dengan terburu-buru.
  • Lakukan setidaknya 30 menit akitifitas fisik setiap hari.
  • Berapa banyak dan apa yang Anda makan bisa membuat banyak perbedaan. Nikmati porsi normal makanan yang mengandung serat (buah, sayur dan biji-bijian) serta rendah lemak dan protein.
  • Berpikir positif: Fokus pada manfaat dari gaya hidup sehat daripada jumlah berat badan yang harus dipangkas.
sumber : sehatplus.com

Modifikasi Perilaku Menunjang Diet Anda

Anda memang tidak pernah kehilangan selera makan setiap melihat hidangan yang menggiurkan. Tapi selera tersebut bisa mendadak sirna setelah melihat perut yang mulai membuncit dan paha melebar di depan kaca.

Kegemukan memang suatu momok. Kegemukan atau obesitas adalah refleksi dari ketidakseimbangan konsumsi dengan pengeluaran energy. Seseorang baru bisa dikatakan mengalami kegemukan atau obesitas bila orang tersebut memiliki kelebihan berat badan sebanyak lebih dari 20% dari berat badan idealnya. Tambahkan 10% lagi, dan Anda butuh kursi ekstra di meja makan. Lalu bagaimana mengatasinya?

Diet yang tepat harus diikuti dengan modifikasi perilaku. Mulailah dengan mengubah gaya hidup. Anda sebaiknya tidak menunda makan sampai perut benar-benar kroncongan, karena kendali diri bisa kandas. Kalau memamng harus menjamu relasi di malam hari, kurangilah porsi lunch. Hiduplah dengan prinsip seimbang dan moderat.

Disiplinkan diri Anda untuk tetap mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan lengkapi program diet Anda dengan olahraga yang teratur. Maka Anda akan mendapatkan berat dan bentuk badan ideal sesuai dengan yang Anda inginkan.

sumber : sehatplus.com

Diet Makanan Pengganti

Anda lapar? Segera isi perut! Makanlah makanan pengganti alias Meal Replacements (MR). Jika perut penuh, maka otomatis akan merasa kenyang dan tidak menginginkan suapan makanan lagi. Diet dengan cara ini telah dilakukan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Pada dasarnya diet Meal

Replacement di bagi menjadi dua kategori; Partial Meal Replacement (PMR) yaitu cara berdiet dengan menggantikan 1-2 kali makan dengan makanan pengganti dari produk instan di pasaran, dan Total Meal Replacement (TMR) yaitu dengan cara mengganti semua makanan Anda.

Makanan pengganti haruslah makanan yang rendah kalori dan dapat menjamin asupan nutrisi, kaya dengan vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh serta serat yang sangat baik untuk membantu program diet Anda.

Penelitian yang dilakukan oleh Heymsfield et al (2003) membandingkan dua kelompok orang gemuk yang mengikuti program Partial Meal Replacement (PMR) dengan Conventional Reduced Calorie Diet (CRD). Hasilnya, mereka yang mengikuti program PMR menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan. Dalam 3 bulan, mereka telah kehilangan 7 – 8% dari berat badan mereka, sedangkan pada kelompok CRD hanya sekitar 3 – 7%.

Riset tersebut membuktikan bahwa metode PMR lebih efektif dan aman dalam menurunkan berat bada, juga tepat bagi mereka yang ingin mengendalikan berat badan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, resiko terserang penyakit yang kerap dikaitkan dengan kegemukan juga akan berkurang. Kesimpulan ini didukung pula oleh penelitian Heber et al (1994) yang menunjukkan bahwa metode ini berdampak baik bagi penderita hipertensi dan diabetes.

Metode diet PMR ini tentu merupakan alternative yang tepat bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan tanpa harus tersiksa dengan rasa lapar. PMR membantu untuk melakukan diet yang seimbang yaitu dengan mengurangi asupan kalori dan mempertahankan asupan gizi seperti protein, vitamin dan mineral.

sumber : sehatplus.com

Kenali Gejala dan Resiko Diabetes sejak Dini

Diabetes termasuk sebagai salah satu penyakit yang menjadi momok dalam kehidupan kita sehari-hari. Selain karena dapat muncul diam-diam, diabetes juga merupakan sebuah penyakit yang dapat diturunkan secara genetis. Sebagai pedoman kita perlu memahami jenis, gejala, pemeriksaan dan perawatan diabetes.

Diabetes dapat disebabkan oleh terlalu sedikitnya insulin yang dimiliki tubuh, atau resistensi (penolakan tubuh) terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh pankreas. Fungsinya untuk mengontrol gula darah.

Diabetes terbagi dalam 3 (tiga) jenis utama :

Diabetes Tipe 1. Biasanya terdiagnosis pada masa kanak-kanak.  Pada diabetes jenis ini tubuh membuat sedikit insulin atau tidak mampu memproduksi insulin sama sekali. Suntikan insulin harian diperlukan untuk mengatasinya. Penyebab pasti penyakit ini tidak diketahui, bisa dari faktor genetik, virus atau masalah kekebalan otomatis (autoimun). Gejala diabetes tipe 1 biasanya berupa : kelelahan, peningkatan rasa haus, peningkatan buang air kecil, mual-mual, muntah dan penurunan berat badan walaupun nafsu makan meningkat. Pasien diabetes tipe 1 bisanya mengalami gejala dalam waktu singkat. Kondisi mereka seringkali terdiagnosis dalam keadaan darurat.

Diabetes Tipe 2. Sebagian besar kasus diabetes yang diderita adalah tipe 2 ini. Biasanya terjadi pada usia dewasa, namun sekarang tak sedikit usia remaja yang terdiagnosa penyakit ini. Pankreas tidak memproduksi cukup banyak insulin untuk menjaga kadar glukosa dalam darah pada takaran normal, seringkali tubuh tidak merespon baik insulin. Kini diabetes tipe 2 semakin ‘umum’ karena peningkatan obesitas pada masyarakat dan kurangnya olahraga. Gejala diabetes tipe 2, kurang lebih  serupa yaitu : kelelahan, pandangan mata kabur, peningkatan nafsu makan, peningkatan rasa haus, dan peningkatan buang air kecil.

Gestational Diabetes (Diabetes Kehamilan). Terjadinya glukosa darah yang tinggi saat kehamilan, bahkan terjadi pada wanita yang sebelumnya tidak menderita diabetes (Tipe 1 dan 2). Wanita yang menderita Gestational Diabetes beresiko tinggi menderita diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular di kemudian hari.
Memahami garis besar proses normal pencernaan makanan dan penggunaannya oleh tubuh untuk menjadi energi, akan memudahkan kita memahami diabetes.  Beberapa hal terjadi ketika makanan dicerna :
  • Gula yang disebut dengan glukosa memasuki aliran darah. Glukosa adalah sumber bahan bakar untuk tubuh kita.
  • Pankreas memproduksi Insulin. Insulin berperan untuk memindahkan glukosa dari aliran darah ke otot, lemak tubuh, dan sel-sel hati, dimana glukosa dapat dijadikan bahan bakar.
Pemeriksaan untuk mendeteksi diabetes biasanya dilakukan dengan tes urin (analisis air seni) untuk melihat glukosa dan keton dari pemecahan Lemak. Namun tes urin saja tidak mampu langsung mendiagnosa diabetes.
Beberapa langkah tes darah dapat dilakukan untuk mendiagnosa diabetes :
  • Kadar glukosa darah puasa (diabetes) terdiagnosa jika kadar glukosa > 126 mg/dL
  • Kadar glukosa darah puasa (pradiabetes) terdiagnosa jika kadar glukosa 100-126 mg/dL
  • Tes toleransi glukosa (diabetes) 2 jam setelah makan terdiagnosa jika kadar glukosa > 200 mg/dL
  • Tingkat glukosa darah sewaktu (tanpa puasa), dugaan diabetes bila kadar glukosa darah > 200 mg/dL .
Orang dengan diabetes perlu memeriksa tingkat Hemoglobin A1c (HbA1c) setiap 3-6 bulan. HbA1c adalah ukuran rata-rata glukosa darah selama 2-3 bulanan sebelumnya. Ini adalah cara yang sangat membantu untuk menentukan seberapa baik pengobatan bekerja.

Perawatan
Dengan mengetahui perawatan terhadap diabetes kita akan mampu memperpanjang harapan hidup, mengurangi efek dari gejala, mencegah komplikasi terkait diabetes seperti kebutaan, penyakit jantung, gagal ginjal dan amputasi organ tubuh.

Perawatan adalah hal utama untuk penderita diabetes. Karena pada dasarnya tidak ada obat untuk diabetes. Pengobatan yang melibatkan obat-obatan, diet dan olahraga berfungsi mengendalikan gula darah dan mencegah gejala.

Selanjutnya penderita diabetes perlu secara rutin berkonsultasi pada dokter soal perkembangan penyakitnya. Memantau kadar glukosa, mengatur diet dan berolahraga secara teratur. Penderita diabetes juga memiliki kecenderungan untuk mengalami masalah pada kaki karena diabetes merusak pembuluh darah dan saraf serta menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi.

Sumber: http://health.nytimes.com

Beras Merah Untuk Diabetes

Lain kali jika Anda memesan mie pangsit atau bahkan nasi timbel, pastikan kedua menu tersebut terbuat dari beras merah.

Beras merah sejatinya adalah hasil pencampuran dari gandum (whole grain) dengan beras putih yang telah disempurnakan dan dibersihkan dari kulit padi serta memiliki kandungan serat dan nutrisi yang tinggi. Beras merah juga memiliki indeks glikemik lebih rendah dari nasi putih, yang berarti tidak menyebabkan kadar glukosa darah meningkat dengan cepat.

Sebuah study baru dari para peneliti di Harvard melaporkan bahwa orang yang makan dua porsi atau lebih beras merah dalam seminggu mengurangi risiko terserang diabetes tipe 2 sekitar 10 persen dibandingkan dengan orang yang makan beras merah kurang dari sekali dalam sebulan. Dan orang-orang yang makan nasi putih secara teratur – lima kali atau lebih dalam seminggu – hampir 20 persen lebih mungkin untuk terserang diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang makan kurang dari sekali dalam sebulan.

Menurut sebuah analisis statistic, hanya dengan mengganti sepertiga porsi nasi putih dengan beras merah setiap hari dapat mengurangi risiko seseorang terserang diabetes tipe 2 sebesar 16 persen (satu porsi adalah setengah cangkir nasi).

Penelitian tersebut, yang dipublikasikan dalam The Archives of Internal Medicine dan menggunakan data dari studi kesehatan Harvard dan sebuah studi terpisah dari ekspertis kesehatan, bukanlah yang pertama yang merujuk makanan seperti beras putih sebagai biang kerok terjadinya diabetes tipe 2. Sebuah studi yang dilakukan tahun 2007 terhadap perempuan asal Cina di Shanghai menemukan fakta bahwa wanita paruh baya yang makan nasi putih dalam jumlah besar dan karbohidrat olahan lainnya mengalami peningkatan risiko diabetes dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang mengkonsumsi nasi putih dan karbohidrat dalam jumlah sedikit.

Namun studi di Harvard adalah salah satu yang pertama yang membedakan antara konsumsi beras merah dan beras putih di Amerika Serikat, di mana beras bukanlah makanan pokok dan relatif sedikit yang memakan, kata Dr Qi Sun, instruktur di kedokteran di Brigham and Women’s Hospital, yang berafiliasi dengan Harvard Medical School.

“Intinya adalah kita menunjukkan bukti bahwa peningkatan konsumsi beras putih – bahkan pada tingkat asupan yang rendah – masih terkait dengan peningkatan risiko,” kata Dr Sun, yang berada di Harvard School of Public Health pada saat penelitian dilakukan . “Anda benar-benar disarankan untuk mengganti nasi putih dengan beras merah atau makanan yang mengandung gandum lainnya dengan jumlah yang sama.”

Para ekspertis yang melakukan penelitian itu menganalisa konsumsi beras di antara 39.765 pria dan 57.463 wanita yang berpartisipasi dalam Health Professionals Follow-up Study dan Nurses Health Study I dan II, yang dibagi ke dalam tiga kelompok dengan rentang usia 26-87.
Mereka telah mengisi kuesioner frekuensi makanan ketika studi dimulai tahun 1984, 1986, dan 1991 dan mengupdate informasi diet mereka setiap empat tahun kemudian, hingga 2005 dan 2006. Mereka juga ditanya tentang sejarah medis mereka. Selama studi, lebih dari 10.000 peserta didiagnosa mengalami diabetes tipe 2.

Dr Sun mengatakan, ada banyak kemungkinan mengapa pemakan beras merah memiliki resiko terjangkit diabetes tipe 2 lebih rendah. Selain memiliki indeks glisemik lebih rendah dari beras putih, beras merah juga mengandung nutrisi penting seperti magnesium yang dilepaskan selama proses penyulingan dan mengandung lebih banyak serat. “Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa banyaknya nutrisi dalam makanan mampu melindungi tubuh dari diabetes,” tambah Dr. Sun.

sumber : sehatplus.com

Diabetes Serang Anak-Anak

Diabetes adalah terganggunya pankreas, sebuah kelenjar yang menghasilkan insulin. Insulin diperlukan untuk menyerap gula dari darah ke sel-sel tubuh. Tanpanya, kadar gula dalam darah menjadi sangat tinggi dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang sangat serius.

Ada dua jenis diabetes: Diabetes Tipe 1 dan diabetes tipe 2. Tipe 1, juga disebut insulin-dependent, terjadi ketika pankreas berhenti memproduksi insulin yang cukup. Diabetes Tipe 1 biasanya terjadi sebelum usia 20. Sementara diabetes Tipe 2, atau diabetes saat dewasa, terjadi ketika tubuh menjadi kurang sensitif terhadap efek insulin.

Diabetes Tipe 1 dianggap penyakit autoimun, yang berarti kerusakan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan kerusakan sel yang memproduksi insulin di pankreas. Ini adalah jenis diabetes yang paling umum dan terjadi pada anak-anak serta membutuhkan perawatan dengan suntikan insulin.
Diabetes kerap dianggap akibat faktor genetik dan lingkungan. Michael Tansey, MD, asisten profesor di Universitas Iowa Department of Pediatrics, menjelaskan bahwa diabetes tipe 2 tampaknya memiliki lebih dari korelasi genetik.

“Diabetes tipe 2 tampaknya lebih kuat diwariskan dari tipe 1 diabetes,” kata Tansey. “Namun, Diabetes Tipe 1 atau child-onset diabetes, memiliki kecenderungan genetika tertentu, dan orang tua harus mengenali gejala penyakit tersebut.” Kedua jenis diabetes ini dapat terjadi pada anak-anak tanpa riwayat keluarga diabetes, tambah Tansey.

Gejala umum diabetes pada anak-anak meliputi: sering buang air kecil, bintik-bintik putih (urin penuh glukosa) pada pakaian dalam, sering infeksi kandung kemih, haus terus-menerus, kelelahan, penurunan berat badan mendadak, kesemutan di tangan dan kaki, infeksi kulit, mual, dan muntah.

Pengobatan untuk diabetes anak-anak meliputi suntikan insulin setiap hari, diet rendah lemak, olahraga teratur dan secara teratur terus memantau kadar glukosa darah. Tansey menunjukkan bahwa anak-anak dengan diabetes dapat hidup normal dan hidup sehat jika diabetes dikelola atau diatur dengan baik. “Jika ada riwayat diabetes dalam keluarga, maka orang tua wajib mendorong anak-anak mereka untuk makan makanan yang sehat dan melakukankan banyak kegiatan,” tambah Tansey.

sumber : sehatplus.com

Olahraga Atasi Diabetes

Bagi penderita diabetes mungkin memang lebih mudah untuk mengkonsumsi pil atau suntikan insulin untuk menjaga kondisi mereka, dibandingkan dimulai dengan berlari atau jogging. Namun nyatanya, kombinasi antara olahraga dan diet sehat yang seimbang adalah salah satu usaha terbaik untuk menangani diabetes yang Anda derita.
Pentingnya olahraga serta menjaga kesehatan dapat dijabarkan sebagai berikut :
  • Olahraga membakar kalori akan membantu Anda mengurangi berat badan atau  menjaga berat badan pada proporsi ideal.
  • Olahraga teratur dapat membantu tubuh Anda merespon insulin dan dikenal efektif dalam mengelola glukosa darah. Olahraga dapat menurunkan glukosa darah dan mungkin mengurangi jumlah obat yang Anda butuhkan untuk mengobati diabetes, atau bahkan menghilangkan kebutuhan akan obat-obatan.
  • Olahraga dapat membantu mengurangi kolesterol dan tekanan darah tinggi. Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
  • Olahraga dapat membantu mengurangi stress. Ini baik, karena stress dapat meningkatkan kadar gula darah.
  • Olahraga juga dapat menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.
  • Untuk beberapa kasus, olahrga yang dikombinasikan dengan makan yang terencana dapat mengontrol diabetes tipe 2 tanpa perlu obat.
Konsultasikan dulu dengan dokter Anda, jenis latihan atau olahraga serta porsi yang sesuai dengan kondisi diabetes Anda. Pastikan juga Anda mengkonsultasikan kombinasi obat yang tetap dijalankan bersamaan dengan latihan.

Satu hal lain yang perlu diperhatikan dari perencanaan olahraga untuk penderita  Diabetes adalah mempersiapkan perangkat olaraga yang sesuai dengan kulit. Seperti diketahui, pendeita diabetes juga biasanya memiliki kulit yang rapuh serta lambat dalam pemulihan. Hindari sepatu atau peralatan olahraga yang dapat menimbulkan lecet atau cedera pada kulit.

sumber : sehatplus.com

Tips Menjaga Berat Badan

Sudah mencapai tahapan di mana Anda telah memiliki bentuk tubuh yang diinginkan dengan berat badan sesuai harapan? Tampaknya Anda tidak menginginkan banyak tambahan bobot yang terjadi tidak ada kerugian atau keuntungan lebih banyak lemak otot. Jangan lekas puas dan langsung menghentikan masa berlatih Anda.  Berikut adalah beberapa tips menjaga hidup sehat yang praktis untuk mulai memanaskan kembali mesin kebugaran yang telah terhenti.

Tetapkan tujuan dan harapan yang wajar. Hal ini mungkin tampak jelas, tetapi tidak untuk semua orang.  Untuk wanita,  Anda tidak bisa mendapatkan perut yang rata dalam bulan-bulan awal setelah melahirkan dan bagi pria, minum minuman keras selama 10 tahun tidak akan membuat Anda mendapatkan perut six-pack dengan cepat.
 
Membuat catatan kemajuan sehingga Anda tahu persis kapan berat badan Anda mulai hilang, ukuran otot meningkat atau bahkan pengurangan ukuran pinggang dimulai.

Gunakan timbangan yang layak dengan kemampuan untuk mengukur lemak tubuh. Jadi Anda benar-benar bisa mengatakan berapa banyak kemajuan Anda saat menghilangkan lemak dan membangun otot. Pakai timbangan elektronik yang menunjukkan berat badan plus massa lemak. Jika hal tersebut sulit, cobalah untuk pergi ke pusat kebugaran, klub kesehatan, institusi medis atau tempat umum yang menyediakan layanan tersebut.

Perhatikan pola makan dan gizi. Jauhkan karbohidrat dan lemak jenuh dari daftar menu Anda! Camkan kalimat ini dalam hati Anda, “Saya ingin tidak lebih dari 25 persen total lemak, dan tidak ada kue berlemak, gula halus, cola, biskuit, kue, permen dan sampah seperti itu lainnya. Saya ingin menyingkirkan itu, titik!” Bagi mereka yang ingin meningkatkan berat badan, camkan kalimat ini, “Saya ingin protein rendah lemak, terutama daging unggas, susu tanpa lemak, ikan seperti ikan tuna dan salmon, kacang dan banyak makan buah dan sayuran segar.“

Isi dan bebani otot. Untuk membentuk otot dan menghilangkan lemak Anda perlu membebani otot dengan cukup untuk menstimulan pertumbuhan otot. Ini berarti melatih semua kelompok otot setidaknya dua atau tiga kali seminggu.

Makan dan minum sesuai dengan latihan Anda. Menyesuaikan waktu makan dengan intensitas dan durasi latihan merupakan salah satu aspek yang paling penting dari setiap latihan, termasuk latihan beban.
Minum sekitar 20 gram protein seperti pada skim milk.
Minum minuman olahraga dengan karbohidrat jika Anda berolahraga selama lebih dari satu jam dengan intensitas tinggi.
Dalam waktu 30 menit latihan yang padat, makan atau minum 20 gram protein dengan setidaknya jumlah karbohidrat yang sama atau lebih jika latihan dengan durasi dan intensitas lebih panjang termasuk cardio.
Jangan berhemat pada karbohidrat jika Anda berlatih keras selama 4 hari atau lebih setiap minggu. Anda perlu protein untuk melindungi otot Anda dari kerusakan dan untuk menggantikan toko glikogen.

Istirahat dan pemulihan. Setiap 4 sampai 6 minggu, gunakan 1 minggu untuk berlatih lebih ringan di mana Anda melakukan sekitar setengah dari pelatihan normal Anda, atau pelatihan penuh dengan intensitas setengah. Hal ini bisa membuat  tubuh dapat mengisi sendiri dan membangun otot yang lebih kuat.

Lakukan cardio. Beberapa pelatih beban dan binaragawan hidup dalam ketakutan bahwa latihan aerobik akan menunda atau bahkan menghambat pertumbuhan otot. Latihan aerobik yang baik untuk kesehatan Anda, dapat membakar kalori dan lemak dan bahkan dapat membantu dalam pertumbuhan otot. Melakukannya selama kurang dari 50 menit di intensitas rendah sampai sedang, tidak akan menimbulkan masalah bagi pertumbuhan otot. Bahkan, sesi cardio yang baik dapat membantu mengeluarkan otot-otot glikogen (glukosa),  membangun kembali jaringan dengan faktor pertumbuhan baru, protein dan glukosa.

Coba perubahan intensitas. Jika Anda tidak mendapatkan hasil lebih jauh lagi setelah berbulan-bulan, cobalah perubahan. Tubuh merespon variasi intensitas dan program. Jika pembentukan otot dan kebugaran adalah tujuan Anda dan Anda merasa sedikit bosan, coba beralih dari 3 set 12 repetisi sampai 4 set untuk 8 repetisi, atau coba set piramida di mana Anda mengubah berat dan repetisi atas atau bawah untuk setiap set .

Rubah saat latihan. Keberhasilan yang satu ini tidak dijamin, tapi patut dicoba. Bio-ritme bisa berbeda untuk masing-masing orang dan hal ini dapat mempengaruhi cara Anda berlatih dan hasilnya. Misalnya, kortisol, hormon otot alamiah, tertinggi di pagi hari bagi kebanyakan orang. Pola-pola ini dapat bervariasi dari orang ke orang, jadi mungkin Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dari menemukan waktu pelatihan yang terbaik untuk Anda di pagi atau sore hari.

Banyak istirahat, relaksasi dan tidur dan tidak berlatih dengan berlebihan. Sekali lagi, ini tidak mungkin terdengar kritis tapi hormon stres seperti adrenalin, noradrenalin dan kortisol bisa menjadi malapetaka bagi perkembangan otot dan hilangnya lemak. Stres memproduksi katabolik atau menekan tubuh bagian dalam yang mengarah pada degradasi otot, dalam beberapa kasus penumpukan lemak, dan kerentanan terhadap infeksi. Over training dapat menciptakan lingkungan internal yang sama. Istirahat dan teruslah tumbuh menjadi kuat.

sumber : sehatplus.com

Februari 28, 2011

Ramuan Alami Pereda Sakit Kepala

Sakit kepala bisa muncul akibat hal-hal sepele seperti menunggu terlalu lama, terlibat debat sengit, menghadapi atasan yang menjengkelkan, terjebak macet, bahkan makanan enak seperti es krim. Rasa nyeri itu timbul sebagai respons tubuh atas stres fisik atau emosional yang terjadi.

Stres dapat membuat otot-otot di kepala dan leher mengalami kontraksi sehingga menciptakan ketegangan di kepala. Kondisi ini juga bisa memengaruhi pembuluh darah dan berkembang menghasilkan sakit kepala vaskular atau migrain.

Meski membuat seseorang tak nyaman, rasa nyeri yang timbul akibat hal-hal sepele semacam itu umumnya bersifat sementara. Bahkan, cukup mudah meredakannya dengan ramuan alami dari rempah-rempah di dapur.

Berikut sejumlah ramuan sederhana yang bisa membantu meredakan sakit kepala, seperti dikutip dari Shine:

1. Teh Jahe
Jahe dapat bekerja menghambat sintesis prostaglandin, melawan migrain. Jahe juga membantu mengatasi rasa mual yang sering menyertai migrain. Memasukkan tiga irisan jahe ke dalam sajian teh hangat bisa membantu meredakan sakit kepala atau migrain.

2. Minyak rosemary
Oleskan satu atau dua tetes minyak esensial rosemary pada dahi. Lalu, gosok dengan lembut ke beberapa bagian tubuh lain seperti perut, kepala leher dan punggung. Selanjutnya, duduk tenang selama beberapa menit tanpa aktivitas. Dalam sebuah penelitian 2010, minyak rosemary diklaim mengandung carvacrol, suatu zat yang bertindak sebagai inhibitor COX-II, seperti obat antiinflamasi.

3. Teh chamomile
Istirahat sejenak saat jadwal sedang padat bisa meringankan beberapa ketegangan yang menyebabkan sakit kepala. Senyawa dalam sajian teh ini membantu meringankan rasa sakit dan membuat Anda lebih rileks .
Masukkan satu kantong teh chamomile ke dalam cangkir air panas. Tutup rapat cangkir selama 10 menit. Menambahkan pemanis seperti madu akan lebih nikmat. Luangkan waktu sejenak untuk minum teh sambil duduk di tempat yang tenang demi memulihkan semangat.

4. Peppermint dan minyak lavender
Sejumlah terapis percaya bahwa merendam kaki bisa menjadi obat meredakan sakit kepala. Air panas menarik aliran darah ke kaki. Ini akan mengurangi tekanan pada pembuluh darah di kepala. Dengan menambahkan beberapa tetes peppermint atau minyak esensial lavender, aromanya bisa juga membantu mengurangi sakitnya.

Jika intensitas sakit kepala meningkat, Anda juga di anjurkan mengonsumsi sejumlah suplemen mengandung magnesium atau vitamin B2. Berdasar sebuah penelitian, mereka yang sering mengalami masalah sakit kepala umumnya memiliki kadar magnesium rendah dalam otak. Sementara konsumsi vitamin B2 setiap hari selama tiga bulan mampu menurunkan migrain hingga 50 persen.

sumber : old.id.news.yahoo.com

Februari 11, 2011

Cuci Tangan Yuukk…

Apakah Anda tahu bahwa tangan kita seringkali menjadi perantara  bagi berbagai penyakit dan bakteri masuk ke dalam tubuh? Mencuci tangan adalah salah satu cara paling mudah dan terbaik untuk menghindari bakteri masuk ke dalam tubuh.

Kapan harus cuci tangan
Saat Anda menyentuh orang, benda dan sumber lainnya setiap hari, Anda mengumpulkan kuman di tangan. Dan Anda juga dapat menjangkiti diri sendiri dengan menyentuhkan tangan penuh kuman ke mata, hidung atau mulut. Meskipun kemungkinan tangan Anda bersih dari kuman sangat kecil, namun dengan mencuci tangan dapat membantu membatasi transfer bakteri, virus dan mikrobakteri lainnya. Selalu cuci tangan Anda sebelum: menyiapkan makanan, makan, mengobati luka, menyentuh orang sakit atau memasang contact lenses. Jangan lupa untuk mencuci tangan Anda setelah: menyiapkan makanan (khususnya daging atau ayam), menggunakan toilet, mengganti popok, menyentuh binatang, batuk, bersin, mengobati luka, menyentuh orang sakit, atau memegang sampah atau benda lain yang terkontaminasi. Seperti baju kotor atau kaos kaki bekas pakai.

Jangan asal cuci tangan
Agar memperoleh hasil yang maksimal, ketahui bagaimana teknik mencuci tangan yang benar.
Basahi tangan dengan air yang mengalir
  • Gunakan sabun cair, sabun batangan atau sabun bubuk.
  • Sabuni tangan Anda
  • Gosok tangan setidaknya selama 20 detik (ingat! Gosok semua bagian dengan merata) termasuk punggung tangan, sela-sela jari dan dibawah kuku.
  • Keringkan dengan tisu bersih atau air dryer
  • Jika memungkinkan, gunakan handuk untuk memastikan tangan Anda telah kering.
  • Gunakan cairan pencuci tangan yang mengandung desinfektan.
Camkan, bahwa menggunakan sabun antibakteri tidak lebih efektif untuk membunuh bakteri ketimbang sabun biasa. Malah, menggunakan sabun antibakteri dapat mengembangkan bakteri yang tahan terhadap bahan anti bakteri dari produk tersebut dan akan semakin sulit di bunuh. Mencuci tangan tidak butuh waktu yang lama namun menawarkan imbas maksimal untuk mencegah penyakit. Dengan mengadopsi kebiasaan sederhana ini dapat berperan penting untuk menjaga kesehatan Anda.

sumber : sehatplus.com

Amankah DIET Anda?

Jalani diet dengan benar dan sesuai kebutuhan agar tidak berujung petaka bagi kesehatan. Memiliki tubuh ideal merupakan impian semua orang. Karena tubuh dengan berat badan berlebih cenderung lebih rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Pilih diet yang tepat dan berolahragalah yang teratur agar tubuh menjadi sehat dan ideal.

Berbagai jenis diet
Sangatlah penting memilih diet yang tepat karena setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda. Pelajari terlebih dahulu jenis-jenis diet yang populer dari masa ke masa, terutama kelebihan serta kekurangannya masing-masing, sebelum memutuskan memilih diet yang sesuai untuk Anda.

Atkins Diet
Populer di tahun 2000-an, ditemukan oleh Dr. Robert Atkins. Tubuh akan membakar cadangan lemak pada saat tubuh sudah tidak memiliki karbohidrat lagi sebagai bahan bakar. Makanan yang dikonsumsi pun sebagian besar adalah makanan yang mengandung protein dan lemak, seperti keju, telur dan mentega. Diet atkins ini memang terbukti dapat menurunkan berat badan dengan cepat. Sebuah penelitian memperlihatkan mereka yang mengikuti diet ini dapat menurunkan berat badan hingga 7 kg dalam waktu 6 bulan.
Waspada!
Mengonsumsi protein tinggi dapat memperberat kerja ginjal serta hati Anda. Minimnya konsumsi sayuran dan buah juga dapat membuat tubuh Anda kekuarangan asupan vitamin, mineral dan serat, akibatnya tubuh tidak dapat berfungsi normal.

South Beach Diet
Awal mulanya Dr. Arthur Agatston menciptakan diet ini untuk membantu pasiennya menurunkan kadar kolesterol dan gula dalam darah. Makanan yang boleh dikonsumsi harus sesuai dengan fase diet, dengan makanan olahan dan minuman ringan sebagai pantangannya. South Beach diet dapat menurunkan badan hingga 6 kg hanya dalam 2 minggu di fase pertama, selain itu juga jenis diet ini dipercaya dapat memperpanjang umur dan menjaga kesehatan.
Waspada!
Awalnya diet ini sedikit sulit diikuti karena Anda harus melupakan makanan dan minuman favorit, seperti kentang, roti, kue dan es krim. Walaupun jenis diet ini terbukti dapat menurunkan berat badan,sesungguhnya bukanlah kadar lemak yang berkurang, melainkan kandungan air dalam tubuh kita.

Bloodtype Diet
Dr. Peter J. D’Adamo, seorang ahli naturopati, mempunyai pemikiran bahwa golongan darah adalah kunci penting dalam menentukan makanan yang sesuai. Dengan mengkonsumsi makanan yang sesuai dengan golongan darah dapat mengurangi resiko terkena penyakit seperti kanker, diabetes dan jantung, sekaligus menjaga stabilitas berat badan.
Waspada!
Banyak ahli gizi yang belum mengkonfi rmasi penelitian ini dan menganggap bahwa teori ini kurang didasari oleh literatur ilmiah.

Memilih jenis diet yang sesuai
Hampir semua jenis diet menawarkan “langsing cepat”, namun berhati-hatilah dalam memilih jenis diet yang akan dijalankan karena belum tentu diet itu sesuai untuk tubuh. Berikut adalah beberapa tips dalam memilih diet yang tepat dan sesuai, agar tidak merugikan tubuh.
1.Pelajari.
Kumpulkan banyak informasi dan dasari juga pertimbangan Anda dengan pendapat para ahli gizi dan hasil riset penelitian.
2.Waspadai efek samping.
Kenali dahulu riwayat kesehatan tubuh, jika mengidap jenis penyakit tertentu seperti anemia, alergi atau tekanan darah tinggi pastikan Anda mengungkapkannya kepada ahli gizi.
3.Disiplin.
Jangan coba-coba berimprovisasi dalam hal diet, ikuti pola diet yang Anda jalani dan disiplinkan diri agar tak mudah tergoda. Sembarang mengurangi asupan makanan bisa membuat kita kurang gizi.
4.Take your time.
Pada saat permulaan menjalani diet tubuh kita melakukan proses adaptasi dan proses ini pun membutuhkan waktu. Hindari melakukan kegiatan yang menguras energi agar Anda tidak cepat merasa lelah.
5.Olahraga.
Jadikan olahraga sebagai bagian dari diet dan gaya hidup Anda. Pilih olahraga favorit yang sesuai dengan kemampuan Anda.

 sumber : sehatplus.com

Februari 10, 2011

Apakah Detox Diet Sehat?

Saat ini detox atau detoxification diet sedang sangat popular. Namun ternyata, manfaatnya belum terbukti secara ilmiah.

Detox diet disebut sebagai cara terbaik untuk mengeluarkan toxin dari dalam tubuh. Bentuk detox diet pun sangat bervariasi namun biasanya secara periodik berpuasa kemudian diikuti oleh diet ketat dengan hanya menyantap sayuran, buah segar, jus buah dan air. Sebagai tambahan, beberapa detox diet kerap menggunakan berbagai jenis herbal dan suplemen dengan pembersih usus besar (enemas) untuk membantu mengosongkan usus besar. Sebagian besar detox diet berlangsung selama tujuh hingga sepuluh hari.

Sebagian orang menyataan bahwa mereka lebih fokus dan energik selama dan setelah detox diet. Namun sepertinya pendapat tersebut lebih berdasarkan kepada kepercayaan bahwa mereka telah melakukan dan menjalani hal bagus bagi tubuhnya. Namun ada secuil bukti bahwa detox diet benar-benar akan membuang toxin dari dalam tubuh. Sebagian toxin yang tertelan akan dibuang secara efektif dan efisien oleh ginjal dan hati kemudian dikeluarkan lewat urin dan keringat.

Bila Anda ingin melakukan Detox, sebaiknya pikirkan efek samping yang bisa terjadi, seperti:
  1. Dehidrasi
  2. Kelelahan
  3. Pusing
  4. Mual
Jika Anda mempertimbangkan untuk melakukan detox diet, pastikan untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter Anda. Dan ingat, diet terbaik adalah diet sehat dengan berdasarkan kepada buah, sayur dan biji-bijian sebagai sumber nutrisi. Dan hati adalah organ paling penting dalam proses detox.

sumber : sehatplus.com

Awali Hari dengan Gizi Optimal

Win the morning and you win the day.

Karena itu, siapkan diri Anda sejak pagi agar Anda bisa jadi ‘pemenang’ setiap hari. Kesibukan di pagi hari, sering membuat kita melupakan sarapan. Waktu yang pendek serta macetnya jalan adalah alasan utama untuk meninggalkan sarapan. Padahal sarapan adalah waktu makan terpenting dalam satu hari. Menurut penelitian yang dilakukan tim gizi dari University of Minnesota, melewatkan sarapan adalah hal yang merugikan, karena akan mendorong Anda mengubah kebiasaan makan. Disamping itu rasa lapar di pagi hari bisa berakibat pada berkurangnya kemampuan tubuh menentukan cukup tidaknya makanan yang masuk, mengakibatkan kelelahan dan rasa gelisah, khususnya di pagi hari, ketika kegiatan otak dan koordinasi anggota tubuh tengah padatpadatnya.

Pentingnya sarapan
Sarapan juga penting untuk menunjang konsentrasi Anda sepanjang hari. Bila kita melewatkan sarapan, kita akan kehilangan energi yang cukup untuk menampilkan performa kerja yang prima. Menu sarapan tidak perlu menu lengkap seperti makan siang, karena makan pagi yang terlampau kenyang pun dapat menyebabkan kantuk dan sakit perut. Tubuh Anda dapat dianalogikan seperti mobil dan makanan sebagai bensinnya. Ketika tidur selama 7-8 jam, tubuh Anda tetap menggerakkan organ di dalamnya, dan proses tersebut membutuhkan energi, maka ketika Anda bangun, tubuh sebenarnya sedang dalam keadaan ‘mogok’ karena kekurangan asupan untuk menjadi energi. Sarapanlah yang bertugas menjadi ‘bensin’ untuk aktivitas Anda sampai waktu makan selanjutnya.

Sarapan dan diet
Banyak yang beranggapan bahwa melewatkan sarapan ketika berdiet dapat membakar lebih banyak kalori, padahal yang sebenarnya terjadi adalah rasa lapar ganda yang nantinya membuat Anda makan lebih banyak dari porsi yang seharusnya ketika makan siang atau Anda akan mencari alternatif makanan dengan mengemil. Sarapan ketika diet justru sangat dianjurkan karena akan memberi asupan serat, gizi dan protein ke tubuh sehingga menekan lonjakan rasa lapar saat makan siang. Namun bagaimana pun pasti ada saatnya kita tidak sempat sarapan, atau hanya punya cukup waktu untuk minum segelas air. Seringkali ketika berdiet, kita mengurangi makanan yang kita konsumsi, namun yang sering tidak kita sadari terjadi juga pengurangan nutrisi penting. Sulit untuk mendapat nutrisi yang dibutuhkan tubuh bila Anda melewatkan makan, atau hanya memakan sedikit makanan. Malah akhirnya cenderung mengonsumsi cemilan berlebih atau hanya meminum air.

Sarapan dengan kombinasi yang tepat
Makanlah sarapan dengan kombinasi karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang sesuai. Misalnya nasi dengan sayur, atau sereal dengan buah-buahan, agar tubuh Anda akan mendapat nutrisi yang seimbang. Awali hari Anda dengan sarapan agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan. Lengkapi dengan suplemen sebagai tambahan, bila dirasa perlu.

sumber : sehatplus.com

Apakah Pemanis Buatan Baik Untuk Tubuh Anda?

Mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak akan menambah kalori, yang akan menyebabkan meningkatkan bobot tubuh. Untuk mengatasinya, orang lebih memilih untuk melahap pemanis buatan – termasuk pemanis buatan rendah kalori sebagai pengganti gula – agar dapat tetap menikmati penganan tanpa harus takut kelebihan kalori.

Apakah Pemanis Buatan Itu?
Pemanis buatan alias artificial sweeteners adalah bahan kimia atau senyawa natural yang menawarkan rasa manis layaknya gula tanpa jumlah kalori yang banyak. Karena pengganti ini lebih manis ketimbang gula, maka hanya butuh kuantitas yang lebih kecil untuk menghasilkan rasa manis yang sama. Beberapa produk yang dibuat dengan menggunakan pemanis buatan memiliki jumlah kalori lebih rendah dibanding produk yang dibuat dengan gula. Pemanis buatan kerap dipakai sebagai bagian dari program pengurangan berat badan alias program diet.

Orang yang menderita diabetes juga acap mengadopsi pemanis buatan. Pasalnya mereka tetap akan membuat makanan atau minuman  terasa manis tanpa meningkatkan tingkat gula darah. Namun ingat, jika Anda adalah penderita diabetes, beberapa makanan yang mengandung pemanis buatan seperti sugar-free yogurt, masih tetap dapat meningkatkan tingkat gula darah sebab masih memiliki kandungan karbohidrat atau protein. Beberapa makanan dengan sematan sugar-free seperti sugar free cookies dan chocolates, mungkin memiliki kandungan pemanis semisal sorbitol atau mannitol, yang mengandung kalori dan dapat mendongkrak tingkat gula darah dalam tubuh Anda. Tidak hanya itu, makanan dengan embel-embel sugar free juga mengandung tepung yang juga dapat meningkatkan gula darah.

Sweet Choices
The Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, telah menyetujui beberapa pemanis buatan rendah kalori berikut untuk digunakan dalam berbagai jenis makanan. FDA juga telah membuat label “acceptable daily intake” (ADI) untuk masing-masing pemanis. Ini adalah jumlah maksimum yang masih aman digunakan untuk dicampurkan dalam berbagai makanan dan minuman.


Artificial sweetener ADI* Estimated ADI equivalent** OK for cooking?
Aspartame (NutraSweet, Equal) 50 milligrams (mg) per kilogram (kg) 18 to 19 cans of diet cola No
Saccharin (Sweet’N Low, SugarTwin) 5 mg per kg 9 to 12 packets of sweetener Yes
Acesulfame K (Sunett, Sweet One) 15 mg per kg 30 to 32 cans of diet lemon-lime soda*** Yes
Sucralose (Splenda) 5 mg per kg 6 cans of diet cola*** Yes
  • FDA mengatur batasan ADI per kilogram untuk harian berdasarkan berat tubuh
  • Konsumsi produk untuk orang dengan berat rata-rata 68 kg
  • Produk-produk tersebut biasanya mengandung lebih dari satu jenis pemanis buatan
Keamanan Pemanis Buatan
Pemanis buatan biasanya menjadi subjek dari berbagai pokok bahasan, baik di media cetak atau di internet. Mereka kerap mengklaim bahwa pemanis buatan bisa mengakibatkan variasi gangguan kesehatan, termasuk kanker. Menurut the National Cancer Institute, belum ada bukti-bukti ilmiah bahwa pemanis buatan yang digunakan di AS bisa menyebabkan kanker.
Namun untuk orang yang terjangkit penyakit fenilketonuria atau Phenylketonuria – PKU (gangguan desakan autosomal genetis yang dikenali dengan kurangnya enzim fenilalanin hidroksilase (PAH). Enzim ini sangat penting dalam mengubah asam amino fenilalanina menjadi asam amino tirosina. Jika tubuh kekurangan PAH, fenilalanina akan mengumpul dan berubah menjadi fenilketon, yang bisa dideteksi dari urin. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menimbulkan masalah dalam perkembangan otak, menyebabkan fungsi mental menurun drastis dan serangan-serangan. Meski demikian, PKU merupakan salah satu dari sedikit penyakit genetis yang bisa dikendalikan melalui diet. Pasien yang diet rendah fenilalanina dan tinggi tirosina hampir dapat sembuh total), sebaiknya jangan menkonsumsi pemanis buatan. Bahkan, produk yang mengandung aspartame wajib menyematkan label warning PKU.

So, hanya dengan mengeyahkan gula dari kue dan coklat tidak berarti produk tersebut rendah kalori dan rendah lemak. Jika Anda makan dalam jumlah yang banyak, Anda masih dapat menerima asupan kalori dalam kadar tinggi dari yang Anda butuhkan, bisa jadi Anda juga tidak akan menerima asupan nutrisi yang dibutuhkan. Maka gunakan pemanis buatan dengan cermat.

sumber : sehatplus.com

DASH Diet: Cara Makan Sehat Untuk Rendahkan Tekanan Darah

DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) adalah pola makan sehat yang didesain untuk membantu merendahkan tekanan darah alias hipertensi. DASH Diet menyarankan untuk mengurangi konsumsi sodium dan panganan yang kaya nutrisi seperti kalium, kalsium dan magnesium. Dengan mengikuti DASH Diet, Anda bisa mereduksi tekanan darah hanya dalam beberapa minggu.

Berbagai Cara DASH Diet:

Reduksi kadar Sodium
Kunci suksesnya DASH diet adalah mereduksi kadar sodium yang Anda makan. Sebab sodium dapat meningkatkan tekanan darah pada beberapa orang yang sensitif terhadapnya. Anda dapat memilih versi diet sodium yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda:
  • Standard DASH diet – Anda dapat menkonsumsi hingga 2.300 milligram (mg) sodium setiap hari.
  • Lower sodium DASH diet -  Anda dapat menkonsumsi hingga 1.500 mg sodium per hari.
Kedua versi diet tersebut diklaim mampu menurunkan jumlah sodium dalam diet Anda dibandingkan dengan apa yang Anda dapat saat melakukan diet tradisional- hanya 3.500 mg perhari. Jumlah tersebut jauh dari yang direkomendasikan Dietary Guidelines for Americans (maksimum 2.300 mg sodium per hari).

DASH diet: What to Eat
Kedua versi dari DASH diet tersebut meliputi asupan dari jenis padi-padian, buah-buahan, sayur-sayuran dan produk-produk rendah lemak. Termasuk juga ikan, unggas, dan kacang polong. Anda dapat mengonsumsi daging merah, pemanis dan lemak dalam jumlah yang kecil. Berikut jumlah yang direkomendasikan dari masing-masing jenis makanan untuk DASH diet 2.000 kalori per hari.

Serelia Utuh
Serelia termasuk roti, sereal, nasi dan pasta. Contoh dari satu porsi serelia utuh adalah 1 potong roti gandum, 1 ons sereal, ½ cup sereal yang dimasak, nasi merah atau pasta.
  • Fokus pada serelia karena mereka memiliki serat dan nutrisi lebih banyak. Misalnya menggunakan beras merah ketimbang  beras putih, pasta gandum  dibanding pasta biasa dan roti gandum  daripada roti tepung biasa.
  • Serelia utuh memiliki kandungan lemak yang rendah, jadi hindari penambahan mentega, krim atau keju.
Sayuran
Tomat, wortel, brokoli, ubi dan sayuran berserat lainnya biasanya juga mengandung vitamin dan mineral seperti kalium dan magnesium.
  • Jangan menggunakan sayuran sebagai sajian pelengkap – seporsi sayuran bisa dihidangkan bersama nasi merah atau mie gandum sebagai sajian utama
  • Sayuran beku atau segar merupakan pilihan terbaik. Saat memberli sayuran kalengan atau beku, pilih yang memiliki label rendah sodium.
  • Tetap kreatif untuk meningkatkan jumlah sajian sesuai dengan kebutuhan Anda setiap hari. Anda dapat memangkas jumlah daging dan meningkatkan porsi sayuran.
Buah-buahan
Banyak buah yang membutuhkan sedikit persiapan sebelum menjadi bagian yang sehat dari kudapan atau snack. Seperti sayuran, buah-buahan memiliki banyak kandungan serat, potassium dan magnesium serta rendah lemak – kecuali alpukat dan kelapa.
  • Makan sepotong buah sebagai kudapan  kemudian santap low-fat yogurt dengan topping buah sebagai hidangan penutup.
  • Jika memungkinkan jangan buang kulit dari beberapa buah-buahan. Kulit dari apel, pear dan beberapa jenis buah lainnya dapat menambah tekstur yang menarik dan kaya akan nutrisi dan serat.
Produk olahan susu
Susu, yogurt, keju dan produk olahan susu lainnya adalah sumber utama dari kalsium, vitamin D dan protein. Namun pastikan bahwa produk olahan susu yang Anda santap adalah yang rendah lemak atau bebas lemak, atau mereka bisa menjadi sumber terbesar lemak.

Daging, Unggas dan Ikan
Daging merupakan sumber yang sangat kaya akan protein, vitamin B, zat besi dan zinc. Namun dapat menyebabkan berbagai penyakit akibat kandungan lemak dan kolesterol. Namun jangan jadikan mereka sebagai bagian utama dari diet Anda. Pangkas jumlah asupan daging dan ganti dengan sayuran.

Kacang-kacangan, Biji-bijian dan Polong
Almond, biji bunga matahari, kacang merah, kacang polong atau jenis lain dalam keluarga kacang-kacangan merupakan sumber terbaik untuk magnesium, potassium dan protein. Selain itu, mereka juga penuh akan serat dan phytochemical plus senyawa yang ada di dalamnya dapat memproteksi terhadap kanker dan serangan kardiovaskular. Hidangkan kacang-kacangan dalam porsi kecil, sebab mereka memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi.

Lemak dan Minyak
Lemak membantu tubuh Anda menyerap vitamin dan membantu sistem kekebalan tubuh Anda. Namun terlalu banyak lemak dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung, diabetes dan obesitas. DASH diet adalah menyeimbangkan antara 30% kalori harian dengan lemak, dengan fokus pada lemak tidak jenuh yang lebih sehat.

Pemanis
Anda tidak harus mengenyahkan seluruh pemanis untuk mengikuti DASH diet. Misalkan menghidangkan satu porsi makanan termasuk 2 sendok teh gula, selai atau jelly.

Meal Replacement (Makanan Pengganti)
Sekarang ini banyak sekali ditemukan produk makanan pengganti yang ditujukan bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti untuk diet, penderita diabetes ataupun ginjal. Idealnya makanan pengganti harus memiliki kandungan gizi yang mencukupi kebutuhan tubuh. Untuk itu, ada baiknya sebelum Anda memilih produk makanan pengganti, Anda perlu memperhatikan kandungan gizi yang dimilliki produk tersebut. Selain kalori yang cukup, makanan pengganti sebaiknya memiliki kandungan vitamin, mineral dan serat sehingga tubuh tidak mengalami kekurangan gizi.

sumber : sehatplus.com

Akibat Kafein Terhadap Anak

Sebagian besar orang tua tidak mau memberikan segelas kopi kepada anak tercinta karena kandungan kafeinnya, namun secara rutin menyajikan soft drink yang mengandung kafein. Hal ini seringkali terjadinya karena ketidaktahuan orang tua.  Saat ini makanan dan minuman yang mengandung kafein marak beredar di pasaran, maka Anda harus teliti memperhatikan kandungan yang tertera di label kemasannya.

Di Kanada, pihak berwenang telah menetapkan batasan yang menyatakan bahwa anak-anak di bawah usia sekolah maksimal menerima asupan kafein sebesar 45 miligram per hari. Jumlah tersebut sama dengan kadar kafein yang ditemukan pada satu kaleng soda berukuran 12-ounce (355-mililiter) atau empat batang coklat seberat 43 gram.

Apakah kafein itu?
Kafein adalah obat yang diproduksi oleh berbagai pepohonan secara natural. Kafein juga bisa dibuat oleh manusia dan ditambahkan ke beberapa jenis makanan dan didefinisikan sebagai obat karena merangsang system saraf pusat. Pada tingkatan yang rendah, dia bisa membuat orang merasa lebih energik. Namun terlalu banyak kafein pada anak-anak dan orang dewasa dapat mengakibatkan: rasa gugup, gangguan perut, sakit kepala, susah konsentrasi dan sulit tidur.

Efek kafein terhadap anak
Anak yang mengonsumsi lebih dari 355 mililiter soft drink dengan pemanis per hari 60% nya memiliki resiko obesitas.
Minuman berkafein tanpa kalori tidak hanya mengakibatkan anak-anak kekurangan vitamin dan mineral, tapi juga berisiko terhadap kekurangan nutrisi. Anak yang terlalu banyak minum soda memiliki resiko kehilangan kalsium yang mereka butuhkan untuk memperkuat tulang dan gigi.
Meminum terlalu banyak minuman berkafein dengan pemanis buatan dapat merusak gigi. Karena kandungan gula yang terlalu banyak bisa menyebabkan erosi pada enamel gigi.

**Mau tahu berapa banyak kandungan gula dalam sekaleng soft drink berukuran 355 mililiter? 10 sendok teh gula (49 mililiter) dan 150 kalori.

Kafein adalah diuretik yang bisa mengakibatkan badan kekurangan cairan akibat terbuang lewat urin, berimbas pada masalah dehidrasi. Belum jelas berapa banyak kafein di dalam minuman yang bisa menyebabkan dehidrasi. Mungkin tergantung pada jumlah kafein yang dikonsumsi orang. Namun sebaiknya, hindari mengonsumsi minuman berkafein saat cuaca panas, sebab anak-anak justru butuh banyak air untuk mengatasi dehidrasi.

Berhenti mengonsumsi kafein secara tiba-tiba dapat mengakibatkan withdrawal syndrome (sakit kepala, sakit perut, depresi sementara dan mudah marah) khususnya bagi Anda yang kerap mengonsumsinya dalam jumlah berlebih.

sumber : sehatplus.com

Berapa Banyak Air Yang Harus Anda Minum Setiap Hari?

Ini adalah pertanyaan sederhana namun memiliki jawaban yang tidak mudah. Beberapa penelitian memberikan rekomendasi yang berbeda selama bertahun-tahun. Namun sejatinya, air yang Anda butuhkan tergantung pada banyak faktor, termasuk kesehatan Anda, seberapa aktif Anda dan di mana Anda tinggal. Kendati tidak ada satu formula yang sesuai untuk setiap orang, namun mengetahui kebutuhan akan cairan di tubuh Anda akan membantu untuk mengestimasikan berapa banyak air yang harus Anda minum setiap hari.

Manfaat air bagi kesehatan
Air adalah komponen dasar dari tubuh Anda yang menguasai sekitar 60% dari total bobot tubuh Anda. Semua sistem di dalam tubuh tergantung pada air. Misalnya, air akan menyemburkan toksin keluar dari dari organ vital, membawa nutrisi ke dalam sel dan membasahi otot-otot di sekitar telinga, hidung dan tenggorokan. Kekurangan air dapat menyebabkan dehidrasi, sebuah kondisi yang terjadi saat tubuh Anda kekurangan cairan dan tidak bisa berfungsi normal. Bahkan dehidrasi ringan dapat menyedot energi dan membuat Anda lelah.

Cara mudah menghitung kebutuhan tubuh Anda
Setiap hari Anda kehilangan air lewat napas, keringat, urin dan pergerakan isi perut. Agar tubuh Anda bisa berfungsi normal, Anda harus mengisi ulang suplai air dengan mengonsumsi minuman dan makanan yang mengandung air. Jadi berapa rata-rata air yang dibutuhkan? Secara general, dokter merekomendasikan sekitar 8 atau 9 gelas air. Berikut cara termudah menghitung jumlah tersebut:
Replacement approach: Jumlah rata-rata urin yang keluar dari tubuh orang dewasa adalah 1.5 liter (6.3 gelas) sehari. Anda kehilangan satu liter lagi lewat napas, keringat dan pergerakan isi perut. Makanan biasanya mengandung 20% dari seluruh asupan cairan. Jadi untuk mengganti cairan yang hilang ini, Anda perlu mengonsumsi 2 liter air atau minuman lain dalam sehari.

The Institute of Medicine menyarankan pria untuk mengonsumsi 3 liter (sekitar 13 gelas) dari total minuman sehari dan wanita menkonsumsi 2.2 liter (sekitar 9 gelas) sehari.

sumber : sehatplus.com

Aturan Kesehatan yang dapat Anda Langgar

Minum delapan gelas air sehari, makan banyak buah dan sayur atau tidur minimal selama delapan jam sehari merupakan aturan kesehatan yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan. Agar tubuh Anda bugar, sebaiknya aturan-aturan baku seperti itu, Anda terapkan pada kehidupan sehari-hari. Namun kadangkala , ada beberapa aturan yang masih bisa Anda langgar seperti:

Jangan Makan Makanan yang sudah Jatuh ke Lantai
Banyak bakteri yang bisa ditemukan di lantai, namun sebagian besar di antara mereka adalah bakteri yang tidak berbahaya. Namun, bila makanan sudah jatuh ke lantai terlalu lama, maka banyak bakteri kotor yang akan melahapnya. Jadi, jangan makan makanan yang sudah ada di lantai semalaman. Kalau hanya jatuh sebentar, silahkan langsung dimakan. Tapi, Anda tetap harus membersihkannya terlebih dahulu.

Jauh-jauh dari Orang yang sedang Demam
Kecuali Anda menderita gangguan paru-paru atau asma akut, tidak kenapa jika Anda berada dekat orang yang sedang menderita demam atau flu. Namun untuk memastikan Anda tidak tertular, pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun, air hangat atau hand sanitizer setelah Anda melakukan kontak dengan orang yang menderita flu atau demam. Sebab, virus flu hanya akan menular lewat kontak langsung dengan si penderita.

Tidur Delapan Jam dalam Semalam
Sebagian besar orang tidur selama delapan jam dalam semalam. Namun tidak semua orang melakukan hal yang sama. Data menunjukkan bahwa orang yang tidur selama tujuh jam dalam semalam akan mampu hidup lebih lama. Apakah Anda bisa tidur nyenyak atau Anda masih lelah? Kuncinya terletak pada apa yang Anda rasakan.

Moto Berlatih Fisik Adalah “No Pain, No Gain”
Anda tidak harus berlatih fisik sampai Anda kelelahan jika yang Anda targetkan hanyalah jantung yang sehat.

Bawa Perlengkapan Rutin Saat Berlibur/bepergian
Sebaiknya Anda membawa beberapa perlengakapan perawatan tubuh rutin dalam tas travel Anda. Berikut beberapa tipsnya: Bawa all-in-one shampoo-cleanser-conditioner ketimbang membawa semuanya secara terpisah, gunakan lotion (atau sunscreen) di badan dan wajah, produk petrolatum banyak tersedia dalam dimensi kecil dan bisa digunakan sebagai cream mata, hand moisturizer dan lip balm.

Jangan Pernah Melewatkan Latihan Fisik
Aktif secara fisik adalah baik untuk Anda. Namun terkadang, mendapatkan istirahat yang cukup dapat menyegarkan pikiran dan tubuh Anda serta mencegah kelelahan akibat berlatih. Jadi, bersantailah sejenak – khususnya jika Anda sedang sakit .

Minum Delapan Gelas Air Sehari
Menghindari dehidrasi merupakan ide yang bagus, namun jangan hanya berpikir tentang berapa gelas air atau cairan yang harus diminum. Tambahkan juga makanan yang mengandung air seperti lettuce, selada, melon dan sup.

Rules are made to be broken. But take a common sense approach.

sumber : sehatplus.com