Diabetes adalah terganggunya pankreas, sebuah kelenjar yang menghasilkan insulin. Insulin diperlukan untuk menyerap gula dari darah ke sel-sel tubuh. Tanpanya, kadar gula dalam darah menjadi sangat tinggi dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang sangat serius.
Ada dua jenis diabetes: Diabetes Tipe 1 dan diabetes tipe 2. Tipe 1, juga disebut insulin-dependent, terjadi ketika pankreas berhenti memproduksi insulin yang cukup. Diabetes Tipe 1 biasanya terjadi sebelum usia 20. Sementara diabetes Tipe 2, atau diabetes saat dewasa, terjadi ketika tubuh menjadi kurang sensitif terhadap efek insulin.
Diabetes Tipe 1 dianggap penyakit autoimun, yang berarti kerusakan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan kerusakan sel yang memproduksi insulin di pankreas. Ini adalah jenis diabetes yang paling umum dan terjadi pada anak-anak serta membutuhkan perawatan dengan suntikan insulin.
Diabetes kerap dianggap akibat faktor genetik dan lingkungan. Michael Tansey, MD, asisten profesor di Universitas Iowa Department of Pediatrics, menjelaskan bahwa diabetes tipe 2 tampaknya memiliki lebih dari korelasi genetik.
“Diabetes tipe 2 tampaknya lebih kuat diwariskan dari tipe 1 diabetes,” kata Tansey. “Namun, Diabetes Tipe 1 atau child-onset diabetes, memiliki kecenderungan genetika tertentu, dan orang tua harus mengenali gejala penyakit tersebut.” Kedua jenis diabetes ini dapat terjadi pada anak-anak tanpa riwayat keluarga diabetes, tambah Tansey.
Gejala umum diabetes pada anak-anak meliputi: sering buang air kecil, bintik-bintik putih (urin penuh glukosa) pada pakaian dalam, sering infeksi kandung kemih, haus terus-menerus, kelelahan, penurunan berat badan mendadak, kesemutan di tangan dan kaki, infeksi kulit, mual, dan muntah.
Pengobatan untuk diabetes anak-anak meliputi suntikan insulin setiap hari, diet rendah lemak, olahraga teratur dan secara teratur terus memantau kadar glukosa darah. Tansey menunjukkan bahwa anak-anak dengan diabetes dapat hidup normal dan hidup sehat jika diabetes dikelola atau diatur dengan baik. “Jika ada riwayat diabetes dalam keluarga, maka orang tua wajib mendorong anak-anak mereka untuk makan makanan yang sehat dan melakukankan banyak kegiatan,” tambah Tansey.
sumber : sehatplus.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar